Friday, November 8, 2013

Belajar Bahasa Pemrograman C++ dengan software DEV-C++

Oke, kali ini gua akan posting buat kalian yang pengen belajar bahasa pemrograman C++
bagi yang ga berminat silahkan close tab kalian :v

Pertama siapkan software DEV C++ dan install softwarenya
DEV C++ dapat kalian download disini :



Setelah selesai kalian download, install DEV C++ nya
Selesai install :
1. Buka Dev C++
2. Pada pojok kiri atas, pilih "File" > "New" > "Project..."


3. Pada Tab "Basic" pilih "Console Application",
Dibawah, pada teks "Name" kalian dapat memberi nama project kalian masing masing 
Contohnya beri nama project "Belajar C++"
Setelah selesai memberi nama project, klik "Ok"


4.  Pilih tempat untuk menyimpan project kalian, jika sudah klik "Save"
5. Setelah itu, akan muncul page seperti ini :



mulailah mengetik pada line setelah tanda 
{ 
dan sebelum line massage 
system("PAUSE");
lebih tepatnya disini :


6. Oke selesai, tinggal kalian pelajari tentang bahasa pemrograman C++


BAHASA PEMROGRAMAN C++

 

Bahasa pemrograman adalah suatu kumpulan kata (perintah) yang siap digunakan untuk menulis suatu kode program sehingga kode-kode program yang kita tulis tersebut akan dapat dikenali oleh kompilator yang sesuai. Kata-kata tersebut dalam bahasa pemrograman disebut dengan keyword (reserve word). Untuk mempelajari bahasa pemrograman tertentu kita tidak harus menghafal semua keyword (kata kunci) yang ada di dalamnya, namun yang perlu kita ketahui adalah fungsi dan aturan penggunaannya.

Program yang ditulis dalam bahasa pemrograman seperti C dan C++ sebenarnya tidak dimengerti oleh computer secara langsung. Sebab computer hanya mengenali kode 0 dan 1 (binary digit ). Supaya program dapat dijalankan oleh computer, program tersebut harus diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa mesin (atau biasa disebut kode objek). Proses penerjemahannya dilakukan oleh program yang disebut Translator (penerjemah).

Translator dapat berupa :  

1. Interpreter


Interpreter menerjemahkan instruksi selama program diminta untuk dieksekusi. Jika seseorang bermaksud menjalankan program tersebut (agar dapat dijalankan oleh computer, mula-mula kode sumber (source code atau program asli yang diitulis olem pemrogram) ditermahkan dulu ke dalam bentuk kode mesin baris perbaris instruksi. Setelah satu baris instruksi tersebut difahami oleh computer, instruksi tersebut dijalankan. Interpreter kemudian kembali memproses baris instruksi berikutnya.

2. Kompiler


Kompiler menerjemahkan instruksi ke dalam kode objek secara keseluruhan (untuk semua instruksi). Setelah semua instruksi diterjemahkan, instruksi yang dimengerti oleh computer dijalankan. Proses penerjemahan seperti itu disebut kompilasi. Setelah kompilasi berakhir, compiler tidak diperlukan lagi, sebab sesudah kompilasi akan terbentuk program yang dapat dijalankan secara langsung tanpa melalui translator ( executable ).


Setiap program yang ditulis dengan menggunakan bahasa C harus mempunyai fungsi utama, fungsi tersebut bernama main(). Fungsi inilah yang akan dipanggil pertama kali pada saat eksekusi program. Apabila ada fungsi lain yang dibuat, maka fungsi tersebut akan dijankan ketika dipanggil di fungsi utama. Hal ini karena bahasa C/C++ merupakan bahasa procedural yang menerapkan konsep runtutan (program dieksekusi baris-perbaris dari atas ke bawah secara berurutan).

Ada dua bentuk kerangka fungsi utama yang sering digunakan :
Bentuk dengan tanpa pengembalian nilai ke system operasi (dengan menuliskan Void sebelum fungsi utama )

Contoh :

void main(void)

{

Kode program yang akan ditulis;

}


Kata kunci void dalam kurung bersifat opsional, artinya bias dituliskan atau juga tidak.
Bentuk dengan pengembalian nilai 0 ke system operasi (dengan menuliskan tipe data sebelum fungsi utama )

Contoh :
int main(void)

{

Kode program yang akan ditulis;

return 0;

}


Kata kunci void dalam kurung bersifat opsional, artinya bisa dituliskan atau juga tidak.
Fungsi return 0 pada konsep di atas adalah fungsi main() ini dapat mengembalikan nilai 0 ke system operasi yang menandakan bahwa program tersebut berjalan dengan baik tanpa adanya kesalahan.




Pada C++ selalu terdapat operasi input dan output data :


Input dan Output pada C++

Tentang input dan ouput data dalam C++ tidak jauh dari penggunaan keyboard untuk input dan tampilan layar monitor untuk output. Berikut adalah pengenalan input dan output pada C++.

INPUT(memasukkan data)

A. Cin

Dalam C++, perintah cin digunakan untuk menginput suatu nilai dari suatu piranti masukan (keyboard) untuk selanjutnya diproses oleh program. Sintaknya adalah:

cin >> variabel;

Contoh :
 
cout<<"Masukkan suatu bilangan : ";
cin>>bil;
cout<<"Anda memasukkan bilangan "<<bil<<endl;

B. getch()

Perintah getch() berfungsi sama seperti cin (perintah input), akan tetapi getch() khusus untuk input berupa karakter. Disamping itu getch() dapat membaca input berupa spasi atau tab, sedangkan cin tidak bisa.
Sintaksnya:

Variabel = getch();

Fungsi ini juga dapat digunakan apabila tidak diinginkan penekanan ENTER ketika input data karakter.

C. getche()

Perintah getche() kegunaannya sama dengan getch(), bedanya adalah:
  • getch() tidak menampilkan karakter yang diiinput
  • getche() menampilkan karakter yang diinput
fungsi getch() dan getche() sama-sama membutuhkan file header conio.h
Berikut ini contoh penggunaan getch() dan getche()

char karakter;
cout << “masukkan sebuah karakter : “;
karakter = getch();
cout << “Anda mengetik karakter : ” << karakter;
cout << “masukkan sebuah karakter : “;
karakter = getche();
cout << “Anda mengetik karakter : ” << karakter;

OUTPUT(menampilkan data)

Cout

Dalam C++, perintah cout digunakan untuk menampilkan suatu informasi ke piranti output (layar). Contoh-contoh penggunaannya telah banyak diberikan di bab-bab sebelumnya. Berikut ini perintah-perintah tambahan untuk mengatur tampilan output.

"endl" perintah ini berfungsi sama dengan "\n" (ganti baris)

Contoh:

cout << “Hallo” << endl;

setw()
Perintah ini digunakan untuk mengatur lebar tampilan data (rata kanan).

Contoh:

A = 123;
B = 98;
C = 1;
cout << “Nilai A = “ << setw(6) << A << endl;
cout << “Nilai B = “ << setw(6) << B << endl;
cout << “Nilai C = “ << setw(6) << C << endl;

Bandingkan bila tanpa menggunakan setw().

setfill()
Perintah setfill digunakan untuk menambahkan suatu karakter tertentu pada field yang kosong pada suatu data. Perhatikan contoh berikut ini :

A = 123;
B = 98;
cout<< “Nilai A = “<< setw(6) << setfill(‘*’) << A << endl;
cout<< “Nilai B = “<< setw(6) << setfill(‘.’) << B << endl;

Perintah setfill() biasanya digunakan setelah penggunaan setw().


0 comments:

Post a Comment